Wednesday, 7 October 2015

Gobak Sodor

GOBAK SODOR

              Gobak sodor atau ada yang menyebutnya Galasin atau permainan Hadang merupakan permainan tradisional masyarakat Indonesia yang masih sering dimainkan oleh anak-anak. Permainan gobak sodor dimainkan di atas lapangan berbentuk segi empat dengan ukuran lapangan 9 x 4 meter yang dibagi menjadi 6 bagian. Bagian- bagian tersebut dibatasi dengan garis pembatas.
               Permainan gobak sodor dimainkan oleh dua tim, yaitu tim yang satu bergerak secara vertikal dan tim lainnya bergaerak secara horizontal. Biasanya terdapat satu orang yang berjaga pada tiap garis batas vertikal. Tugas anggota tim yang menjaga garis batas vertikal tersebut adalah menghalangi jalannya anggota tim yang berjalan secara horizontal. Oleh karena itu permainan ini sangat mengasikkan dan dibutuhkan fisik yang kuat serta analisis yang baik.
Persiapan dan cara bermainnya :
  1. Anda terlebih dahulu membuat garis-garis pembatas pada lapangan gobak sodor menjadi 6 bagian. Garis pembatas tersebut dapat anda buat dengan menggunakan kapur tulis atau cat berwarna putih agar jelas garis pembatasnya.gambar lapangannya :
  2. Setelah lapangan gobak sodor telah dibuat, langkah selanjutnya adalah anda membentuk dua tim untuk bermain gobak sodor. Satum tim terdiri dari 3 sampai 5 orang anggota (bergantung luas lapangan dan banyaknya orang yang akan bermain). Satu tim akan menjadi tim penjaga dan satu tim lainnya akan menjadi tim penyerang. 
  3. Tim yang menjadi tim penjaga, menugaskan tiap anggotanya untuk berjaga pada masing-masing garis pembatas vertikal. Tugasnya yaitu menjaga atau menghalau laju anggota dari tim penyerang. Anggota yang bertugas menjaga di garis vertikal harus menjaga keseluruhan garis vertikal tersebut.
  4. Tim yang menjadi tim penyerang adalah bertugas untuk melewati garis batas yang telah dijaga tim penjaga agar dapat menyerang hingga garis finish atau garis pembatas yang berada di paling belakang lapangan (base akhir). Kemudian kembali lagi hingga ke garis start atau garis pembatas yang paling depan (base awal). 
Peraturan Permainannya :
  1. Pemain hanya terdiri dari 2 tim dan beranggotakan maksimal 5 orang. 
  2. Jika 1 tim terdiri dari 5 orang anggota, maka lapangan harus dibentuk menjadi 4 kotak persegi panjang atau 4 bagian yang 5 x 3 meter (disesuaikan).
  3. Tim penjaga hanya bertugas untuk menjaga agar tim lawan tidak bisa menempuh garis finish. 
  4. Tim penyerang harus berusaha menuju garis finish dan jangan sampai “tersentuh” oleh tim penjaga dan dapat memasuki garis finish dengan syarat tidak ada satu pun anggota penyerang yang masih berada pada wilayah “start”.
  5. Tim penyerang dapat dikatakan menang apabila salah satu dari anggota tim penyerang dapat kembali lagi ke garis “start” tanpa tersentuh oleh tim penjaga. 
  6. Sedangkan, tim penyerang dapat dikatakan kalah apabila salah satu dari anggota tim penyerang tersentuh oleh tim penjaga atau tim penyerang keluar dari garis pembatas lapangan yang telah ditentukan. Apabila hal tersebut terjadi, maka akan dilakukan pergantian posisi, yaitu tim yang sebelumnya menjadi tim penjaga akan bertugas menjadi tim penyerang dan tim yang sebelumnya menjadi penyerang akan bertugas menjadi tim penjaga.




SELAMAT MENCOBA
Mari tetap berolahraga agar badan kita sehat.



Sunday, 4 October 2015

Dosa Besar Guru, Merasa Paling Tahu

Menjadi seorang guru harus mau belajar. Guru yang malas belajar dan enggan meningkatkan ketrampilan karena merasa paling pandai dan paling tahu termasuk dosa besar yang dilakukan oleh guru.
Demikian dikatakan Kepala Bidang Fasilitasi Peningkatan Mutu Pendidik Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Jawa Tengah Dr. Subiyantoro, mengutip teori Paulo Freire, di hadapan peserta Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013 untuk Guru TIK SMP/SMA/SMK se-Kabupaten Jepara di Ruang Multimedia SMAN 1 Jepara, Senin pagi (10/8).

"Dosa besar lainnya, guru mengambil jalan pintas dalam mengajar dengan tidak melakukan persiapan," lanjutnya.

Subiyantoro juga menyebutkan, perangkat yang harus disediakan guru seperti RPP bukan hanya sebagai dokumen pelengkap administrasi, namun juga digunakan sebagai dasar pelaksanaan dan alat evaluasi pembelajaran.

Pelatihan yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Jepara bekerjasama dengan LPMP Jawa Tengah ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Dikmen Dinas Dikpora Kabupaten Jepara Agus Noer Slamet.

Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013 bagi Guru TIK ini baru pertama kali diadakan di Kabupaten Jepara, bahkan juga di Jawa Tengah.

Pelatihan akan dilaksanakan dalam 4 angkatan yang masing-masing berlangsung selama 5 hari. Angkatan pertama akan dilaksanakan tanggal 10 hingga 14 Agustus. Angkatan ke-2 tanggal 24 hingga 28 Agustus. Kedua angkatan pertama ini diperuntukkan bagi Guru TIK SMP.

Angkatan ke-3 diperuntukkan bagi Guru TIK SMK tanggal 31 Agustus hingga 4 September. Sedangkan angkatan ke-4 bagi Guru TIK SMA dan SMK dilaksanakan tanggal 7 hingga 11 September mendatang.

Bersamaan dengan angkatan pertama ini juga diselenggarakan pelatihan bagi guru-guru kelas SD di tempat yang sama namun di kelas yang berbeda.
Sumber : LPMP Jawa Tengah

Friday, 2 October 2015

Roll Belakang

Roll Belakang (Berguling Ke Belakang)



Pengertian Roll Belakang :
salah satu gaya gerakan senam yang dilakukan dengan posisi badan berguling ke arah belakang badan melalui bagian belakang badan, mulai dari panggul bagian belakang, pingga, punggung, dan tengkuk. Adapun beberapa contoh gerakan senam lantai roll belakang terdiri dari dua bagian penting, yaitu senam lantai roll belakang secara perseorangan dan senam lantai roll bekalang secara berpasangan.
Teknik pelaksanaan Roll Belakang :
  1.  Berdiri tegap dan kedua tangan diangkat lurus ke atas membentuk huruf "V"
  2.  Lalu pandangan lurus ke depan
  3. Kemudian ikuti dengan menekuk kedua lutut hingga agak jongkok atau setengah jongkok dan tangan lurus kedepan
  4. Lalu gulingkan badan ke belakang dengan tangan siap menyanggah dan memberi dorongan agar mendapat gulingan yang maksimal
  5. Pada saat berguling kaki lurus dan saat menjatuhkan kaki dijatuhkan jauh di atas kepala
  6. Lalu kembali keposisi semula yakni berdiri tegak dengan pandangan mata ke arah depan

Roll Depan (berguling ke depan)

Roll depan ( Berguling Ke depan )

PENGERTIAN ROLLING DEPAN: 
Guling ke depan atau guling ke depan adalah berguling ke depan atas bagian belakang badan (tengkuk, punggung, pinggang dan panggul bagian belakang). Latihan ke depan dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu guling ke depan dengan sikap awal jongkok dan guling ke depan dengan sikap awal berdiri

Teknik senam lantai roll depan
  1. Gerakan senam lantai roll depan dapat anda awali dengan sikap jongkok dengan kedua tangan menumpu pada matras selebar bahu.
  2. Kedua kaki anda luruskan, siku ditekuk, kepala dilipat hingga dagu menyentuh dada
  3. Lakukan gerakan menggulingkan badan ke depan dengan mendaratkan tengkuk terlebih dahulu dan kedua kaki anda dilipat rapat pada dada
  4. Kedua tangan melemaskan tumpuan dari matras, pegang mata kaki dan kemudian berusaha bangun
  5. Sikap akhir dari roll depan adalah tubuh berdiri seperti semula
 Kesalahan – kesalahan
  1. ·       Kedua tangan yang bertumpu tidak dapat (dibuka terlalu lebar atau terlalu sempit, terlalu jauh atau terlalu dekat) dengan ujung kaki.
  2.    Tumpuan salah satu atau keduia tangan kurang kuat, sehingga keseimbangan badan kurang sempurna dan akibatnya badan jauh kesamping.
  3.       Bahu tidak diletakkkan diatas matras saat tangan dibengkokkan.  
  4.       Saat gerakan berguling ke depan kedua tangan tidak ikut melolak.